Teror dimalam jumat

1674 Kata

Pak Gunawan Permana, ayah Abyan, sangat geram setelah mendapatkan laporan dari Abyan bahwa Genzi mencoba menculik dan melecehkan Reyna. Ia segera memanggil Lastri, istri keduanya, dan menegurnya dengan keras. "Lastri, aku tidak akan segan-segan menceraikanmu jika kamu masih saja mengganggu Reyna dan Abyan, apalagi cucuku!" ancam Gunawan. Lastri terkejut. Ia pun memohon kepada suaminya dan berjanji tidak akan mengganggu Reyna dan Abyan lagi. Pagi itu, Reyna dan Abyan berjalan kaki menyusuri kompleks perumahan. Banyak tetangga yang menatap mereka dengan iri, terutama para ibu-ibu. Abyan memperlakukan Reyna layaknya barang berharga, sementara lima pengawal, termasuk Iqbal, berjaga tidak jauh di belakang mereka. Mereka pun tiba di tukang bubur ayam. Abyan membantu Reyna duduk. "Hati-

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN