Kembali Utuh

1744 Kata

Abyan masuk ke kamarnya. Di kamar yang remang-remang, Reyna sudah terlelap di ranjang besar. Wajahnya terlihat damai. Abyan menatapnya sebentar, lalu segera ke kamar mandi dan mengganti pakaiannya dengan kaus longgar. Ia nggak mau ada bau kota atau bau kegelapan yang menempel di tubuhnya. Kemudian, ia beranjak. Kemudian berbaring memeluk istrinya dari belakang. Kehangatan tubuh Reyna langsung menghapus sisa-sisa rasa dingin dari dendamnya. Reyna yang merasa ada suaminya, langsung berbalik badan. Matanya terbuka. Reyna tersenyum lalu mencium bibir Abyan. Ciuman yang lembut, tapi penuh kerinduan. Ciuman itu tidak Abyan buang-buang, langsung membalasnya. Ia membalik posisi, menindih Reyna dengan hati-hati. Keduanya saling melumat dan hanyut dalam keintiman yang sudah tertunda empat tahun

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN