Rasa Untukmu

1169 Kata

Rasa lelah usai bekerja tidak membuat Vilien langsung tidur. Kedua mata malah terjaga dan enggan mengantuk meski waktu menunjukkan dentang dua belas malam. Berteman dengan selimut tebal dan camilan yang tersebar di meja, Vilien memutuskan menonton film di saluran berlangganan. Terlalu fokus pada adegan film yang sedang berputar, ia tidak menyadari seseorang masuk. “Kenapa belum tidur,” ucap seorang pria dengan suara berat sambil merebahkan kepala di pangkuan Vilien. Adegan yang menegangkan serta kehadiran secara tiba-tiba menyentuh tubuh, menyentak Vilien hingga berteriak dan melayangkan toples berisi keripik hingga jatuh berserakkan di karpet bulu. “Zayden!” teriak Vilien dengan jantung berdetak lebih cepat. “Aku mengagetkanmu?” tanya Zayden langsung mengangkat kepala dan menatap waja

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN