“Bagaimana pun juga aku harus buat perusahaan Rayyan mengalami kerugian! Atau mungkin akan lebih baik jika aku rebut semua klien Rayyan!” “Iya! Papa bisa mempercayakan Rayyan mengelola perusahaan pusat di Jakarta dan tidak mau membaginya denganku! Papa malah mempercayakan anak cabang yang ada di luar kota padaku! Apa Papa mau membuangku?!” Raska geram. “Tenang saja, sayang! Semua itu tak akan pernah terjadi. Aku yang akan membuat Rayyan dan Kyara angkat kaki dari keluarga Narendra!” Raska tersenyum licik. *** Rayyan menyeret keluar sebuah koper besar dari ruang berpakaian. “Kyara sayang, aku akan ikut Papa ke luar kota untuk beberapa hari. Mungkin sekitar 4 hari. Kamu tidak mau menginap di rumah orang tua kamu?” tanya Rayyan. “Ke rumah Mama Papa? Memangnya gak apa-apa Mas?” “Ya, gak

