Empat Puluh Empat - Kuminta Malaikat Kecilmu

1797 Kata

"Enak banget kamu nyuruh-nyuruh Mbok Asih untuk melayani kamu! Memangnya Mbok Asih pelayan pribadi kamu!" Ibu Kirana langsung memarahiku. "Tadi pagi minta dia mandikan Ilona, sekarang nyuruh dia bawakan makan siang, lalu nanti kamu mau nyuruh apa lagi? Jangan jadi malas kamu, Kyara! Jangan manja!" Tak ada satu pun orang di dalam rumah ini yang bersedia membantuku. Aku salah memilih tempat untuk pulang. Aku malah bersedia memilih lubang derita ini sebagai tempatku kembali.   ***   Di dalam kamarnya Raska sedang bersiap-siap untuk berangkat kerja. Dia sedang merapihkan dirinya di hadapan sebuah cermin besar yang menempel di dinding. Sang istri, Raisa, sudah menunggunya duduk di sisi tempat tidur mereka sambil memainkan ponselnya. Dia sudah terlebih dahulu merapihkan penampilannya. Rai

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN