Kya, boleh ya? Biar Ilona jadi anakku dan Raska saja.. Aku sudah sayang sama dia. Aku mau Ilona jadi anak kamu, Kya.” pintanya memohon. “Tapi kamu kan masih bisa memiliki anak kamu sendiri. Kenapa kamu harus meminta anakku?” “Tapi aku sudah suka sana Ilona! Aku sudah sayang sama dia! Aku janji akan memenuhi semua kebutuhan Ilona. Pendidikan? Asuransi kesehatan? Semua yang terbaik akan aku berikan untuk Ilona.” “Kamu sudah meminta hal yang tidak masuk akal, Raisa! Kamu sendiri masih bisa memiliki anak dari rahim kamu. Kenapa kamu meminta anakku?” “Kamu juga seharusnya bisa mengerti perasaanku sebagai seorang ibu!” balasku. *** Rayyan menyandarkan punggungnya di sandaran tempat tidur setelah dia membawakan makan malam untukku. Jika Rayyan yang membawakannya, maka tak akan ada sat

