Sabar

610 Kata

Sabar "Tidaklah kamu tahu, sebenarnya lukaku sangat mengerikannya, bahkan ini jauh lebih menyakitkan, Karena ada dua hati dan keduanya akan tersakiti dalam waktu yang berbeda" -Syauqillah & Syadzahra-   *** Selepas melaksanakan Salat Isya, Hafidz, Haikal dan Syadza berkumpul di ruang tamu. Haikal sibuk membaca Alquran karena hafalannya akan ditagih oleh Hafidz,  sementara Hafidz sibuk mengamati Syadza yang melamun,  sepertinya gadis itu sedang melamunkan kejadian di alun-alun sore tadi. "Kayaknya setiap Abang pulang, wajah Syadza selalu muram. Memang tadi ada masalah?" tanya Hafidz sedikit berbisik agar tidak terdenga oleh Syadza yang masih sibuk dengan dunianya. Seketika, Haikal mengalihkan pandangannya dari Alquran ke arah Hafidz. "Haikal nggak tahu, Bang. Tadi, waktu Kak Sya jat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN