Napas Cinta yang Menggantung

675 Kata

Napas Cinta yang Menggantung "Kau tahu?  Aku adalah laki-laki yang sering menemukan mata dan kata. Namun, tidak pernah kutemukan tatapan  seindah matamu. Sebentar saja,  mataku sudah terjerat ke dalam matamu." -Syauqillah & Syadzahra-   *** Sore itu, Syauqi duduk di teras masjid kampus. Tampaknya, pemuda itu tengah membayangkan sesuatu.  Dia menatap ponsel yang ada di dalam genggaman, ragu akan menelepon sang umi untuk membicarakan perihal Nabila yang ingin dikhitbah atau tidak. Dia benar-benar bingung karena tidak tahu gadis mana yang telah menduduki hatinya. "Hei, Bro!" Haris menepuk bahu Syauqi dari belakang membuat pemuda itu hampir meloncat dari tempat duduknya saking kagetnya. "Ngelamun terus ente. Katanya mau nemuin Bang Nazar? Kapan?" Syauqi memang merencanakan pertemuan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN