Icha Kebahagiaan berantai Allah anegerahkan padaku. Ya Allah, aku sangat bersyukur. Namun maafkan aku, jika syukurku belumlah sempurna sebagaimana engkau berikan kesempurnaan anugerah padaku. Akhirnya kesempatan itu datang lagi. Dari seorang rekan seniorku, aku mendapatkan kabar ada seseorang yang berminat untuk taaruf. Dia pun memberikan padaku riwayat hidupnya. Aku sudah membacanya dan juga melihat fotonya. Aku merasa cocok dan ingin melanjutkan ke tahap berikutnya. Namun aku belum memberi tahu Mama, semoga saja dia merestuiku untuk melanjutkan. Malam ini, sepulang dari kantor. Aku mandi, shalat maghrib dan istirahat sejenak sambil melanjutkan tadarus Al-Qur'an. Kulanjutkan pada Juz ke-6. Setelah Isya nanti aku berencana membicarakan masalah taaruf ini dengan Mama. 45 Menit berlalu.

