"Darimana kamu?" Sherry terperanjat ketika masuk rumah sudah ada Arka dan Indira, sambil mengelus perutnya yang masih merata dia tampak tegang. "Kamu kok disini?" Arka bangkit dari duduknya, ia langsung menarik Sherry ke kamar wanita itu. Lalu membiarkan maminya Indira bicara dengan mertuanya ibu Fatim. Sherry ketakutan melihat kemarahan Arka, pasalnya pria itu tidak melihat Raga bersama Sherry hingga dia berpikir macam-macam. Padahal Raga berada di teras bersama Luna membiarkan Sherry masuk sendiri. "Ih.. Kamu apaan sih. Lepaskan!" Sungut Sherry menghentakkan tangannya. Arka terlalu takut detik akhir dia berpisah tanpa menghabiskan waktu bersama Sherry, dia khawatir Nathan justru kembali menyakiti Sherry. "Maaf.. Tangan kamu sakit? Saya terlalu kuat ya." Cemas Arka sambil mengelus l

