36. Aurel Sakit dan Janji Gara pt 2

1322 Kata

Aurel menghela nafasnya berkali-kali, mengedarkan pandangan dan berusaha tidak menghiraukan perkataan m***m Gara. Matanya berpendar, seakan baru menyadari jika mereka berjalan pada jalur yang berbeda. Ia rasa dirinya tidak pernah melewati jalan ini. Kini mereka tengah melewati sebuah anak tangga di pinggiran tebing yang berbatasan langsung dengan laut lepas. "Tuan, apa kita tidak salah jalan? Kenapa kita lewat tempat ini? Seingatku kita tidak pernah lewat sini." tanya Aurel sedikit panik. Takut jika mereka akan tersesat. "Tidak. Aku sengaja mengambil jalur memutar. Kau tidak usah berpikir kalau kita akan tersesat," jawab Gara seolah membaca kekhawatiran yang ada di sang wanita . "Astaga! Untuk apa, Tuan! Kau sengaja melakukannya, bukan? Kau sengaja ingin menyiksaku dengan menahan sakit

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN