“Pria tadi siapa? Kau mengenalnya? Kenapa dia sampai bertindak seperti itu padamu?” Raymon membombardir Aurel dengan berbagai pertanyaan yang mengganjal di kepalanya. Jujur ia tidak begitu mengerti akan apa yang telah terjadi. Ia hanya meninggalkan wanita itu barang beberapa menit dan di saat dirinya kembali, ia justru mendapati Aurel yang hampir saja mendapatkan pelecehan seksual dari seorang pria asing tak dikenal. Aurel terdiam membisu, dirinya belum bisa menjawab pertanyaan Raymon, sebab masih berusaha untuk menenangkan perasaan takutnya akan si kakak jahat itu. “Aurel, kau tidak apa-apa?” Raymon kembali bertanya saat dirinya tidak mendapat jawaban apapun dari Aurel, dan justru mendapati tangan Aurel yang nampak bergetar. “Rel, apa kau terluka? Apa pria itu menyakitimu?” Aurel ter

