Sebagai seseorang yang sedari dulu selalu menjunjung teguh apa itu arti sebuah persahabatan, agaknya pertanyaan perihal dua sosok yang ditanyakan Aurel seolah menjadi momok tersendiri bagi seorang Sagara Kencana. Bukan tanpa alasan, pribadi yang beberapa waktu lalu genap berusia dua puluh delapan tahun itu terlihat cukup enggan untuk membahas masa lalu yang berkaitan dengan yang namanya persahabatan. Semacam ada trauma tersendiri, mungkin. Namun, godaan kedipan pelan kelopak mata dengan bulu lentik itu seakan memaksa Gara untuk menghela nafas panjang sebelum salah satu jarinya menunjuk photo lelaki remaja yang berdiri di pojok paling kanan. “Yang ini namanya Bryan Winata, dia temanku waktu masih di bangku Sekolah Menengah Pertama. Tapi setelah lulus, dia dan orang tuanya memutuskan unt

