Bab 111 - Perubahan Langit Bamantara

1900 Kata

“Sayang, bangun. Sudah pagi.” Bisikan lembut terdengar mendayu di telinga Vania. Kedua netranya masih terpejam hingga akhirnya bisikan penuh cinta itu kembali memanggilnya dan membuat Vania mau tidak mau harus bangun dari tidurnya. Cahaya menyilaukan menusuk matanya sehingga ia mengangkat satu lengannya untuk menghalangi cahaya tersebut. Lengkungan manis terbentuk di bibirnya kala menemukan sosok tampan yang tengah tersenyum padanya. “Pagi, Istriku,” sapa Galaksi. Gerakan tangannya yang sedang mengancingkan kemejanya terhenti sejenak. Ia menghampiri wanita itu dan memberikan kecupan singkat di bibir istrinya yang telah mengerucut manja. “Pagi juga, Suamiku,” sapa Vania dengan suara serak khas orang bangun tidurnya. Ia mengalungkan kedua lengannya pada leher pria itu, lalu pandangannya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN