Part 38

1522 Kata

Dua minggu sudah aku tak mengaktifkan nomor handphone itu sebab sengaja memakai nomor baru. Tak ada yang tahu nomor baruku kecuali Bi Marni dan Pak Agus. Bahkan karyawan di twins resto pun tak ada yang tahu. Bukan sengaja menghilang, hanya saja aku memang ingin fokus pada istikharahku sendiri. Tak ingin teracuni pikiran dan keinginanku yang lain. Berharap pilihan yang kuambil nanti memang semata-mata karenaNya, bukan karena keinginanku saja. Kegagalan di masa lalu membuatku teramat berhati-hati karena tak ingin mengalami hal yang sama. Meski kutahu Mas Denis dan Mas Bima berbeda, tapi tetap saja aku tak ingin salah langkah. Semua harus kupikir dengan matang dan tak tergesa-gesa. Jangan sampai menikah hanya karena nafsu dan cinta sesaat tanpa memikirkan hal lain yang mungkin belum dike

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN