Part 29

1612 Kata

POV : Denis "Mas, jangan terlalu baik padaku karena aku takut jatuh cinta padamu," ucap Amel tiap kali aku membantunya memecahkan segala sesuatu. "Memang itu yang aku inginkan. Kamu mencintaiku," jawabku singkat. Kulirik dari ekor mata dia tersipu. Senyum tipis nan manis terlukis di bibirnya. "Aku takut cinta ini hanya bertepuk sebelah tangan. Apalah aku yang hanya perempuan biasa dan dari keluarga yang biasa pula. Sedangkan kamu berbeda," ucapnya lagi. Aku tahu dia sedang menyeka kedua sudut matanya yang basah. "Apa yang membedakan? Harta? Itu milik orang tuaku. Aku tak punya apa-apa, hanya sekadar cintaku yang terlalu besar untukmu," jawabku lagi. Kutatap lekat kedua matanya yang berembun. Seolah tak percaya berulang kali dia menanyakan apakah aku mencintainya. Berulang kali pula k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN