bc

The CEO’s Spiritual Guide

book_age16+
14
IKUTI
1K
BACA
contract marriage
family
HE
love after marriage
age gap
fated
friends to lovers
arranged marriage
heir/heiress
blue collar
drama
sweet
bxg
lighthearted
kicking
campus
city
office/work place
naive
like
intro-logo
Uraian

Ilham adalah ketenangan di tengah riuhnya badai. Di usianya yang ke-25, pengabdiannya hanya untuk pesantren dan santrinya. Namun, sebuah titah dari Kyai Zubair mengubah garis hidupnya: ia harus menikahi Clarissa—seorang CEO dingin berumur 27 tahun yang lebih terbiasa memegang laporan keuangan daripada mukena.Clarissa menerima perjodohan itu bukan karena cinta, melainkan sebagai pelarian dari pertanyaan "kapan nikah?" yang menghantuinya. Baginya, pernikahan ini hanyalah transaksi kontrak dengan satu syarat mutlak: Ilham dilarang mengekang dunianya yang glamor.Di malam pertama, sebuah janji terucap. Ilham memilih menanti hingga pintu hati itu terbuka sendiri. Di antara canggungnya hari-hari pertama dan benturan dua gaya hidup yang kontras, Clarissa perlahan menyadari bahwa solusi atas kemelut perusahaannya justru datang dari lisan suaminya—lewat ayat-ayat yang tak pernah ia pelajari sebelumnya.Dapatkah Ilham membimbing sang "Ratu Bisnis" menemukan jalan pulang, atau justru perbedaan mereka yang akan menjadi jurang pemisah selamanya?

chap-preview
Pratinjau gratis
Bab 1: Titah dari Ndalem
Sore itu, komplek Pondok Pesantren Al-Ikhlas terasa lebih tenang dari biasanya. Ilham, pemuda berusia 25 tahun dengan wajah teduh dan kacamata yang sesekali melorot ke ujung hidung, baru saja selesai membacakan kitab Fathul Qarib di hadapan para santri. Namun, ketenangannya terusik ketika seorang santri khidmah menghampirinya dengan napas tersengal. "Ustadz Ilham, dipun aturi pinarak (diminta datang) ke Ndalem sekarang. Kyai Zubair menunggu," bisik santri itu. Jantung Ilham berdegup kencang. Dipanggil ke kediaman Kyai secara mendadak biasanya berarti dua hal: tugas dakwah yang berat, atau ada masalah serius. Dengan langkah takzim, Ilham melangkah menuju bangunan kayu jati yang kokoh itu. Di dalam, Kyai Zubair duduk tenang sambil memutar tasbihnya. Di sampingnya, duduk seorang pria paruh baya berpakaian rapi namun tampak gelisah—Pak Hartono. pak Hartono adalah konglomerat yang wajahnya sering menghiasi cover majalah bisnis, sebagai pengusaha sukses dia hidup dengan bergelimang harta, namun entah kenapa dibalik semua kemewahan hidupnya dia merasa ada yang kosong dalam hatinya, sampai suatu saat dia bertemu dengan kyai Zubair, kyai Zubair berhasil menyadarkan pak Hartono bahwa kekosongan dalam hatinya itu karena hatinya kosong dari tuhan, sejak saat itu pak Hartono memutuskan untuk hijrah dan berguru pada kyai Zubair. setelah sekian lama hijrah ada satu hal yang disesali pak Hartono, yaitu putri semata wayangnya yang jauh dari Tuhan karena sejak kecil memang tidak pernah dikenalkan pada Tuhan. "Ilham," buka Kyai Zubair dengan senyum kebapakan. "Ini Pak Hartono. Beliau sahabat lama saya yang sedang menjemput hidayah. Beliau punya satu permintaan besar, dan saya rasa hanya kamu yang mampu memenuhinya." Ilham menunduk dalam. "Tugas apa itu, Kyai?" "Menikahlah dengan putrinya, Clarissa. Dia seorang pemimpin perusahaan besar di kota, tapi hatinya masih kosong dari cahaya agama. Saya ingin kamu menjadi wasilah (perantara) hidayah untuknya." Bagai disambar petir di siang bolong, Ilham tertegun. Menikah? Dengan anak konglomerat? Dia hanya seorang ustadz kampung yang harta paling berharganya hanyalah tumpukan kitab kuning. "Tapi Kyai... saya ini siapa? Kami tidak sekufu (setara). Saya khawatir tidak bisa mengimbangi kehidupan seorang CEO," suara Ilham bergetar karena rasa rendah diri yang hebat. Kyai Zubair terdiam sejenak. "Ilham," ucap Kyai dengan lembut. "Saya sebelumnya minta maaf, mungkin Pernikahan ini akan menjadi beban berat bagi kamu, tapi Ini soal niat menyelamatkan satu jiwa. Jika niatmu lillahi ta'ala untuk membimbingnya, maka Allah yang akan menaikkan derajatmu hingga kau setara dengannya di mata-Nya. Jangan takut, restu saya bersamamu." Mendengar nasihat itu, pertahanan Ilham runtuh. Rasa takutnya berganti menjadi keyakinan meski hatinya masih bertanya-tanya: Seperti apa sosok Clarissa itu? apakah dia bisa membimbing Clarissa menjadi lebih baik? apakah dia mampu? "bismillah saja lah..." desis Ilham.

editor-pick
Dreame-Pilihan editor

bc

Menyala Istri Sah!

read
3.8K
bc

Gadis Tengil Milik Dosen Tampan

read
8.5K
bc

(Bukan) Istri Simpanan

read
53.3K
bc

Trapped in My Future Boss

read
3.2K
bc

(Bukan) Cinta yang Diinginkan

read
10.6K
bc

Desahan Sang Biduan

read
56.1K
bc

Godaan Hasrat Keponakan Istri

read
15.9K

Pindai untuk mengunduh app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook