Lupakan saja. Setiap kali Zainaldi teringat mengenai masa lalu, dia hanya merasakan kebahagiaan sesaat. Meskipun melakukan tiga pekerjaan sekaligus, dia masih sangat berhemat untuk bisa membelikan Tiana hadiah kecil ataupun keperluan lainnya. Melihat ekspresi terkejut bahagia Tiana saja dia sudah merasa sangat puas. Sayangnya, hati orang bisa berubah. Tiana sudah sangat berubah daripada saat baru masuk kuliah! Melihat Zainaldi terdiam, Tiana tidak bisa menahan dan kembali mencibir: ”Zainaldi, kamu sudah ketangkap basah oleh aku, kamu masih tidak mengaku? Sekarang aku akan melaporkan kamu ke pihak universitas! Orang m***m seperti kamu ini yang mencuri pakaian dalam dari asrama wanita! Orang seperti kamu ini tidak pantas untuk kuliah di Universitas Timur Laut!” Apa!? Pada

