Gombalan Sialan

749 Kata

Bel tanda pembelajaran sudah berakhir berbunyi nyaring. Para murid langsung berhamburan keluar dari dalam kelas. Amanda berlari terlebih dahulu dari ruang kelasnya sambil menahan sesuatu yang sedari tadi ia tahan. Dari ujung koridor, Moza bersama kedua temannya tersebut smirk melihat Amanda yang lari masuk ke dalam toilet. "Itu dia target utama kita," ucap Moza. "Lo yakin, Za. Gimana kalo dia ngadu sama Abang lo?" tanya Talita sedikit ragu. "Gampang lah, tinggal ancam aja biar si Amanda itu tutup mulut. Lagian ini sekolah nggak pantes buat dia yang kampungan itu," ujar Moza menampilkan wajah kesal. "Setuju, gue setuju banget sama lo. Gue juga bakal ngelakuin hal yang sama kalau ada di posisi lo," sahut Zara. "Bagus. Ayo cabut!" Seperginya ketiga gadis itu, Amanda keluar dari dalam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN