Andrew's POV Hari ke-4 di Rumah Sakit pk. 04.30 WIB "Uhuk uhuk.. uhuk uhuk.." Dingin.. Suhu AC terlalu dingin, aku menggigil hingga terbatuk-batuk. Paralysed, tubuhku terasa berat. Tak bisa membuka mata, mengangkat tanganpun juga tak kuat. Kesadaranku seperti dikunci rapat dalam raga yang masih tertidur. Ini karena reaksi obat yang disuntikkan suster padaku kemarin. Kupakai telinga sebagai pengganti indera penglihatan. Memindai ruangan ini dari suara yang masuk ke dalam telingaku. Sepi.. Tak ada suara apapun. Hanya terdengar suara dengkuran mama yang sangat kukenal. Tunggu, sepertinya ada suara langkah berjalan mendekat. Siapa? Mama? Tapi suara dengkuran halus itu masih terdengar oleh telingaku. Lalu siapa? Tit.. tit tit.. tit..tit tit.. Dia menekan remote AC berkali-kali,

