"Ada luka yang tak bisa ku jelaskan namun tersimpan sangat jelas di relung hati, Ada rindu yang tak sempat ku ucapkan karena tersendat akan lidah yang kelu, Namun ada perjuangan yang tulus dari hati untuk mengejar senja seperti mu. " "Kak Iqal kenapa Kinar lebih suka pelajaran mengingat dari pada berhitung ya? " Tanya Kinar seperti pernyataan jebakan. Iqal segera menjawab dengan senyuman. "Makanya Nar, pinter Matematika jangan cuma suka sejarah. " Kinar mulai mengerucutkan bibirnya tanda

