"Belajarlah untuk menghargai orang lain karena hidup bukan hanya tentang kita. " Iqal masih mencari tahu siapa pengirim surat kaleng itu, banyak orang yang akan menjatuhkannya apalagi sekarang Iqal adalah seorang CEO. Namun di balik itu semua,rasa khawatir yang lebih mendominasi Iqal apalagi Kinar sedang Hamil. "Kak iqal, Kinar pengen mangga muda di campur es cream terus ada kacangnya. " Ucap Kinar yang baru datang dari arah dapur dengan bergelayut manja di lengan Iqal. Semenjak Hamil, Kinar jadi ngidam yang aneh-aneh tidak mungkin Iqal mengabaikan permintaan anak dan istrinya itu. "Tapi ini udah malam Nar, toko-toko udah banyak yang tutup. " Iqal bukan ingin menolak t

