Demam

1460 Kata

Setelah resepsi pernikahan selesai dengan meriah dan penuh kebahagiaan. Ammar kembali jatuh sakit. Dia demam sampai menggigil dan harus dilarikan ke rumah sakit. Pagi ini, ruang perawatan Ammar hanya ada Titan. Anggota keluarganya baru saja kembali ke resort untuk berganti pakaian dan membawakan makanan sehat untuk Titan. “Masih panas,” ucap Titan ketika memegang kening suaminya. “Masih terasa pusing sekali?” Ammar mengangguk. Dia memeluk tubuh istrinya yang ikut berbaring di ranjang. “Maaf ya, Sayang.” “Kenapa harus minta maaf?” “Karena sudah merepotkanmu.” Titan membelai lembut kepala suaminya. “Titan nggak merasa direpotkan sama sekali, Om Suami.” “Sejak semalam kamu belum tidur sama. Tidak ngantuk?” “Enggak. Semalam Titan bobok sebentar waktu Om Suami dipindahkan ke ruang pera

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN