“Om Suami ...” Titan sejak tadi terus bergerak dengan gelisah saat bibir dan kedua tangan Ammar sudah aktif menjelajah kesana kemari. Setelah tawaran mandi bersama Titan tolak dengan alasan dia belum siap. Keduanya kini sedang berada di atas sofa melakukan aksi cium-cium yang pernah mereka lakukan namun masih dalam batas aman. “Sayang, saya ingin pegang ini,” tunjuk Ammar pada sepasang benda yang menggoda Ammar sejak tadi. “Boleh?” Titan diam saja. Dia tidak menyangka jika suaminya akan meminta hal semacam itu. “Hanya pegang saja?” Ammar mengangguk. “Iya, hanya pegang saja.” “Janji ya?” tanya Titan lagi. “Iya, sayang.” Setelah Titan memberikan izin Ammar langsung meremas kedua benda kembar yang bertekstur kenyal. Tak puas dengan hanya memegang saja. Ammar sesekali meremas dan memil

