“Rangga pernah bertanya kepadaku, milik siapa yang lebih nikmat, apakah milik Zahra istriku, ataukah milikmu ini,” ucap Niko pelan sambil tersenyum, tangannya mengusap-usap bibir klentit Rianti yang sudah sangat basah. “Owwwhhh, yaaa,kurasaaaa, sebelum Rangga dapat membuktikannya, Emmmhhh, kau bisa lebih dulu untuk menilai milik siapa yang lebih nikmat,” Dadda Rianti bergemuruh seiring tubuhnya yang mengangkat sedikit pinggulnya, dengan kepala tertunduk kebawah seakan ingin memastikan sesuatu yang ada diantara tubuh mereka dapat melakukannya tugasnya dengan baik. “Oooowwwhhhhssss,Ughh,Yaaa, sedikiiit lagiiii, yeaahhh,” teriak Rianti. “Aaaaaakkkhhhhh, Nikooo,”seketika kepalanya terdongak keatas. Niko tersenyum puas, sesaat tubuh keduanya terdiam saling meresapi kenikmatan yang tengah te

