TLC 31

644 Kata

“Dan aku tidak dapat menghindar saat dengan tiba-tiba ia memelukku dari belakang, apa kau tau sayang? Anak muda itu ternyata sangat rakus, belum sempat aku memberi izin, mulutnya telah mencomot payyudaraku hingga tali braku terputus,” “Ooowwwhhh, lalu,” Suara Rangga tercekat hampir tak terdengar. “Yaaa, dia bagai orang kesurupan, melumat kedua payyudaraku, mungkin di dalam kamar nanti kau bisa melihat beberapa tanda merah di payyudaraku ini akibat gigitannya,” “Asseeemmm, kenapa istriku bisa sesantai ini bercerita tentang pencabulan pada tubuhnya, mana aku disuruh melihat cupangan ulah mulut Adit, uugghhh, juangkrriikk,” Rangga menggumam dengan hati yang kesal. “Apakah hanya itu,” “Tentu saja tidak, setelah puas bermain dengan payyudaraku Adit meminta hal yang sama pada Mulan, dan ter

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN