TLC 66

787 Kata

Batinnya bertanya-tanya, haruskah kembali mengulangi kejadian beberapa menit yang lalu, membiarkan pennis seorang lelaki menghambur sperrma tepat dipintu gerbang kemalluannya. Bahkan mungkin ini akan menjadi lebih gilaaa lagi.Memang tidak sulit, dirinya cukup menurunkan celana nya dan membiarkan batang itu meyelusup masuk ke alat senggama miliknya yang sudah sangat basah. Sangat mudah, bahkan terlalu mudah. Zahra yang tengah mengenali dunia barunya, dunia ekhibis yang bebas, yang diselubungi oleh keluguan dan kealimannya, kini mulai tergoda. Kebimbangannya meraja, sangat ingin mencoba apa yang telah dilakukan Rianti, memasukkan batang milik lelaki lain kedalam tubuhnya. Jantung wanita itu berdetak kencang, menatap Rangga dan Bu Sofie yang mulai jauh meninggalkannya, lalu beralih menatap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN