Layaknya dua buah piston yang begitu teratur, bergantian menusuk tubuh basah Rianti. “Paaaaakk, jaaangaaaaannnn,” Mata Rianti melotot, berusaha menahan rasa nikmat dari aksi brutal teman-teman suaminya, terlihat jelas bagaimana wanita berkeringat itu menahan orggasme yang menggulung. Yaaa, Rianti tidak ingin takluk terlalu cepat dalam himpitan dua tubuh lelaki. “Aaaaggghhhh, Nikooooo, sakiiiiittt, kau curaaaaang,Emmmmhhhh, ” Rianti merintih tertahan merasakan puttingnya yang digigit oleh Niko, tapi justru karena itulah Rianti menuai orggasme. “Hahahahahaa, bagaimana sekarang,” tanya Niko, tangannya seakan tak puas terus meremasi payyudara Rianti. “Sepertinya dia memang kewalahan meladeni kita, Hahahaa,” timpal Pak Wisnu, melepaskan batangnya dari jepitan Rianti. “Hehehehehee, jangan

