Extra Part (Jihan Part 3)

1168 Kata

Ting! Jihan buru-buru menghapus air matanya. Ia meraih ponselnya. Jihan sudah antusias, berharap Hendra yang barusan mengiriminya pesan. Ternyata harapannya tidak sesuai, bukan Hendra yang mengiriminya pesan, melainkan Chandra. Senyuman Jihan pun luntur. “Dra, bahkan kamu udah jarang ngabarin aku,” gumam Jihan yang merasa sedih dengan sikap Hendra—tunangannya yang mulai acuh kepadanya. Jihan pun membuka pesan dari Chandra, siapa tahu penting. Chandra : Ji, jangan lupa minum obat. Kakak enggak mau kamu sakit. Jihan menghela napasnya. Jujur saja ia sedikit jengah dengan sikap dan perhatian Chandra yang akan membuat orang salah paham jika melihatnya, contohnya Tita. Sebenarnya Jihan tidak polos menganggap perhatian dan kebaikan Chandra selama ini adalah sebagai perhatian adik ke kaka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN