Warning!! 21++ “ UPH!” pekik ku yang terkejut karena ada yang tiba- tiba ada yang membekap mulutku. ‘ Arnold?’ batinku. Arnold yang tahu jika aku sudah terbangun, hanya menunjukkan smirk smile nya dan berbisik padaku. “ bukankah kau kurang puas bermain dengan calon mantan kekasihmu? Aku akan membantumu mengerti dunia dewasa dengan kebutuhan orang dewasa.” ‘ jadi ini yang di maksud membantu yang ia ucapkan?’ batinku. Aku cukup terkejut saat mengetahui jika tanganku terikat. Dan di saat tangan pria itu masih tetap berada di mulutku, tangan lainnya mulai menyusup ke balik kaos ku. Aku coba memberontak, beruntung ia sedikit lengah hingga aku bisa menggigit tangannya. “AAA.” pekik nya. “ KAU..” ucap Arnold terpotong. “ kau sudah mengunci pintunya atau belum.” oleh ucapku kala tangannya

