Penyerbuan 2

1914 Kata

“Apa rencanamu selanjutnya?” tanya Amandira. Mereka berada di ruang kerja Jake. Pertanyaan Amandira itu membuat Jake memiliki ide. “Aku akan melihat masa depan.” Ucapnya penuh dengan keyakinan pasti. Amandira mengangkat alisnya. “Masa depan bisa saja berubah, Jake.” Jake mengangkat bahu. “Tidak masalah.” Katanya pada Amandira yang duduk di kursi di hadapannya. “Asalkan aku tetap memuluskan rencanaku, aku yakin masa depan tidak akan berubah.” “Terserah padamu, Jake.” Amandira memutar matanya. “Kau tidak mau ikut?” “Ke mana?” Amandira memandangi kukunya yang berkilau diterpa lampu. “Ke masa depan.” Amandira menggeleng. “Tidak, aku lebih baik menunggu saja di sini. Aku tidak berminat untuk ikut ke masa depan.” “Oke.” Jake mengangguk. Hanya satu vampir yang memiliki kekuatan itu, d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN