Wanita itu yang sejak tadi menatapnya lalu menunduk, “tuan Jake meminta anda untuk sarapan dahulu lalu setelahnya boleh pergi ke tempat lain di mansion ini. Akan saya tunjukkan.” Rydian berdecak. “Oke,” dia mengangguk, “beri saya waktu lima menit. Saya akan berganti pakaian.” Wanita itu mendongak, “apakah ada yang bisa saya bantu? Tuan Jake meminta saya menjadi pelayan anda.” Rydian segera menggeleng. “Tidak ada.” Dia ingin memaki Jake karena dia yakin, vampire itu sedang mengujinya. Dia dapat mendengar jelas jantung yang berdetak memompa darah itu. Dia dapat melihat jelas leher yang memiliki denyut nadi itu. Mati-matian dia berusaha menahan dirinya untuk tidak menarik wanita itu ke dalam pelukannya lalu menghisap habis darahnya. Rydian segera menutup pintu kamar itu tepat di depan waj

