Rydian terbang melintasi hutan. Alih-alih menuju rumah ibunya, dia berhenti dan duduk di atas pohon yang tinggi. Telinganya menangkap hal lain. Banyak derap langkah dan detak jantung berpacu. “Mau apa manusia itu di dalam hutan?” gumamnya dari atas pohon tinggi. Matanya menangkap sekitar sepuluh orang berjalan siaga dengan membawa senjata dan memakai rampi keselamatan. Dimiringkan kepalanya ke satu sisi, “pemburu.” Asumsinya. Pikirannya langsung tertuju pada Michelle. Apakah gadisnya itu mengatakan pada ayahnya mengenai adanya vampir di dalam hutan? Padahal, dia bisa mengatasinya sendiri. Hari masihlah siang dan dia yakin, vampir-vampir itu masih di dalam hutan Indfamos. Menyebar di seluruh hutan. Diperhatikannya manusia-manusia yang berjalan waspada di sekitarnya lalu kembali melomp

