“Ah, aku ingat,” wanita paruh baya itu menjentikkan jarinya. Rydian tersenyum. Dari jawaban wanita tetangga ibunya itu, dia yakin, wanita itu tidak tahu jika dirinya adalah Beast. “Kulihat kau di pasar bersama seorang gadis. Apakah itu pacarmu? Cantik.” Rydian tertawa pelan. Tawa yang menurut orang lain menawan. Dia adalah makhluk abnormal dan hybrid, tentulah dirinya dihadapan orang lain adalah lelaki yang tampan. “Jika aku masih gadis, aku pun akan menyukaimu.” Puji wanita paruh baya itu. Kali ini Erika tertawa. “Anda bisa saja, Nyonya.” Rydian mengangguk sopan. Dia menatap ibunya, “Mom, bisa bicara sebentar?” dia dapat mendengar suara-suara di sekitar memerhatikannya. Dan berbisik-bisik mengenai anak erika Lockwood. Matanya memindai sekitar lalu tersenyum sopan pada tetangga mer

