Abraham menatap layar handphone-nya yang kosong. Sarah masih belum juga membalasnya. Keringat dingin muncul, “Pasti pria itu, dia yang melamar Sarah, dia yang memeluknya pagi ini!” pikir Abraham dengan panik. Dia mengulangi pesannya lagi ke Sarah. “Schumann, jadi kamu terima atau tidak?” “Schumann?” ketik Abraham lagi, tapi wanita itu tak lagi menjawab. Noah terkejut saat mamanya tiba-tiba masuk tanpa mengetuk. Wanita paruh baya itu terlihat panik. “Pasti Mama berbicara yang aneh-aneh lagi pada Sarah,” pikir Noah kesal. “Mama ngomong apa sama Sarah?” tanya Noah mengambil sisir lalu menyisir rambutnya yang mulai panjang. “Mama tadi pikir kamu sudah cerita tentang Nara,” ucap Mama Linda panik sambil duduk di atas tempat tidur. "Mama ngomong apa?" tanya Noah kaget. "Nggak, Mama cuma

