Sarah kembali ke tempat duduknya dengan riang. Entah kenapa mencari bunga untuk mamanya Abraham membuatnya merasa dekat dengan pria itu. Walau hanya seperti ini, Sarah tetap senang. Mama Abraham lemah lembut dan gampang sakit, tipe wanita rapuh. Namun ada rangkaian berwarna merah muda lembut yang memikat matanya. Ini yang akan dia pilih. Ini bunga yang cantik sekali. Dengan senang dia mengirim email kembali ke Abraham dan juga langsung menghubungi toko bunga untuk memeriksa ketersediaan rangkaian bunga itu. Saat toko bunga mengkonfirmasi kalau bunganya tersedia, Sarah tak sabar menunggu kabar dari Abraham sehingga dia kembali memberanikan diri menuju ruangan pria itu. Pria itu tak mendengar ketukan pintunya, dan saat dia mengetuk pintu kaca itu tanpa sengaja terdorong. Sarah masuk dan k

