Kesalahan fatal

1063 Kata

Abraham merasa amarahnya sudah berada di ubun-ubun. Dia berjalan dengan penuh emosi mengelilingi kantornya yang terlewat rapi. Keningnya berkerut dalam dan ujung bibirnya menekuk ke bawah. Berulang kali dia mengintip keluar dengan gelisah, wanita itu masih belum juga datang. Sarah melangkah dengan bingung, apakah dia sengaja berlaku galak agar mereka tidak dicurigai atau memang dia lagi-lagi melakukan kesalahan? Sarah akhirnya memutuskan untuk datang dengan senyum. Apa pun yang terjadi, senyum tak pernah salah. Pria itu langsung menoleh ke arahnya dan menatapnya dengan tajam. Mengapa dia harus terlihat luar biasa cantik saat dia melakukan kesalahan bodoh itu. Abraham menatap rambutnya yang tergerai indah, wajahnya yang cantik dilengkapi dengan riasan tipis yang sempurna. Dia masuk sam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN