Adakah Harapan?

1512 Kata

Mereka akhirnya sampai saat hari sudah gelap. Richard menoleh ke samping menatap Sierra yang masih terlelap di sampingnya. Ia lalu menepuk-nepuk bahu Sierra. Tanpa perlu waktu lama Sierra pun terbangun dari tidunya. “Kita sudah sampai,” kata Richard. “Ya,” gumam Sierra kemudian menguap dan keluar dari dalam mobil. Sierra pergi meninggalkan mobil tanpa mengingat barang bawaannya. Ia langsung berangsur ke kamar mandi karena tubuhnya sudah sangat lengket dan tidak nyaman. Richard pun membawakan tas dan piagam yang Sierra bawa-bawa sejak tadi kemudian meletakkannya di atas nakas. Terdengar suara air dari shower yang dinyalakan. Richard pun menoleh menatap pintu kamar mandi yang ditutup. Ia lalu menoleh ke piagam yang menyatakan kemenangan perempuan itu. Melihat piagam itu ia semakin takut

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN