Pelayan dan Nyonya

1496 Kata

Wajah si pelayan langsung pucat pasi dengan mulutnya yang terperangah. Sierra melangkah mendekat pada Ema dan si pelayan yang kini hanya bisa menundukkan kepala. “Kau,” Sierra menunjuk si pelayan “kemasi barang-barangmu dan silakan pergi dari sini,” perintahnya. Si pelayan langsung berlutut sambil menautkan telapak tangannya “maafkan saya, nyonya, saya tidak akan mengulangi perbuatan saya, saya masih sangat butuh pekerjaan ini,” rengek si pelayan. Sierra tersenyum jahat “kau merasa masih butuh pekerjaan dan kau berani berbuat kesalahan padaku, pergi!” bentak Sierra. “Saya mohon maafkan saya, nyonya, saya punya tiga anak yang menunggu di kampung halaman, tidak ada yang membiayai mereka selain saya, nyonya,” rata psi pelayan. “Memangnya aku peduli, itu bukan urusanku!” bentak Sierra lag

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN