Sierra diam sejenak mendengar tawaran Richard sementara pria it uterus menghujaninnya dengan mata bertanya. Ia kemudian menganggukkan kepala “tampaknya itu ide yang bagus, tapi aku tidak tahu cara membuat coklat panas atau bagaimana cara menyajikan the yang enak,” katanya. “Tak masalah, pagi ini aku akan memasak untukmu,” jawab Richard santai. “Kenapa tidak menyuruh pelayan saja?” tanya Sierra. Richard menggeleng “bukannya aku tidak mau menyuruh mereka, aku hanya tidak begitu menyukai masakan seseorng yang bekerja untuk uang bukan untuk menyenangkan lidah orang,” jawab Richard “lagi pula, jangan bergantung pada pelayan jika kau bisa melakukannya sendiri, tugas mereka hanya membantu bukan mengerjakan semuanya sendiri,” tambahnya. Sierra hanya diam saja mendengarkan kata-kata Richard yan

