Satu-satunya

1323 Kata

Malam hari ketika Richard sedang duduk di ruang keluarga sambil membaca buku Sierra datang dan duduk di sampingnya. “Ehem,” perempuan itu berdehem berusaha membuat suasana yang nyaman untuk bicara. Ia merasa tidak enak telah tanpa ijin membakar barang-barang di kamar Caren karena setelah semua barang-barang itu habis terbakar Richard tak mengucapkan sepatah kata pun padanya. “Kenapa kau lebih suka membaca jika kau bisa melihat tayangan di televisi?” tanyanya. “Membaca itu jembatan ilmu,” jawab Richard singkat. Mendengar jawaban Richard yang sesingkat itu Sierra semakin merasa tidak enak “kata-kata itu sudah sangat kuno,” kritiknya. “Walau kuno tetapi itu memang benar, lagi pula apa yang bisa dilihat pada tayangan televisi jaman sekarang, semuanya hanya dibuat-buat dan ada banyak sekali

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN