Jarak Di Antara Kita

1496 Kata

Richard menoleh ke arah orang yang menepuk bahunya dan matanya mendelik “Caren?” Caren kemudian duduk di kursi sebarang Richard “bagaimana kabarmu, apa kau baru saja pulang kantor?” sapanya. Richard tersenyum ramah “ya, seperti biasa, aku masih jadi orang yang mencintai suasana kantor,” jawabnya “omong-omong sedang apa kau di kota ini?” tanyanya. “Aku tinggal di sini sekarang, café ini milikku,” jawab Caren. Richard tampak terkejut “jadi, café ini milikmu, sejak kapan kau tertarik dengan bisnis?” Mata Caren sedikit meredup mengingat penyebab ia membangun bisnis ini juga masih berhubungan dengan perceraiannya dengan Richard “sejak kita berpisah, aku tidak punya kesibukan dan entah bagaimana aku mulai tertarik dengan bisnis belakangan ini, dan jadilah café ini,” paparnya. Seorang pelay

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN