66. Tangis Pilu

1170 Kata

Hati Jesica tentu melambung tinggi setelah sudah tahu suaminya ternyata melakukan itu karena ada sebuah alasan. Mungkin jika tidak di pertemukan dengan cara mencari sugar baby, mereka tidak akan saling mengenal bahkan menikah. Kini tidak ada kesalahpahaman lagi diantara mereka berdua. Hanya saja ibu hamil ini kembali berulah. Dia tidak mengizinkan Biyan berada disini menemaninya. Malah memerintah Biyan bersemedi. Tampaknya dia ingin menyiksa Biyan lebih lama. “Kurang lama bersemedi meratapi kalau perbuatan abang salah. Sana!” Dia mengusir Biyan lagi agak kasar. Biyan sampai berdiri di depan pintu dengan wajah yang dipenuhi busa. “Nanti malam mengendap masuk lagi ah …. Masih ada banyak jalan menuju roma.” Biyan berkacak pinggang sambil pergi ke kantornya lagi. Biar saja wajahnya cemong,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN