67. Manja

1273 Kata

“Hiks …. Heu heu, hiks!” Jesica menangis sejadi-jadinya. Dadanya terasa sesak dan perasaannya tidak karuan. Mengapa rasanya sesakit ini saat melihat orang yang ia cintai berlumuran darah dan lemas tak berdaya. “Abang …. Heu, heu. Jangan tinggalin aku!" Jesica memeluk kepala Biyan. Saat panik seperti ini, terlebih lagi suaminya yang tengah terluka, mana ingat dan bisa mempraktekkan pertolongan pertama orang yang mengalami luka seperti ini. Jesica bingung akan berbuat apa. Harusnya dia memeriksa apakah Biyan masih bernafas dengan lega, kesadarannya bagus, nadinya terasa dan ada suara irama jantung atau tidak, serta jangan lupakan  "Please jangan tinggalin aku. Please." Jesica berteriak lumayan kencang sambil menunggu petugas keamanan datang. "Abang bangun. Jangan pingsan." Dia menepuk-ne

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN