Anaya Hari ini kewajibanku sebagai seorang istri telah kembali setelah mas Adit pulang, memasak untuk mas Adit, menyiapkan setelan kerja, membuatkan kopi. Walaupun terdengar sederhana tapi tetap saja membuatku senang karena menjalankan kewajiban sebagai seorang istri. Mas Adit itu gila kerja kalau sudah kerja perjalanan bisnis selalu terjadi sehingga waktu aku dan mas Adit banyak berkurang. Kami jadi terpisah karena jarak. “terima kasih sayang” ujar mas Adit ketika aku memberikan kopi padanya, sebenarnya mas Adit tidak perlu berterima kasih. “sayang, seminggu lagi mas Ada perjalanan bisnis ke Londong” “lagi?” tanyaku tidak percaya dengan yang baru saja aku dengar, perjalanan bisnis lagi? Yang benar saja “mas kan baru pulang mas, masa iya harus pergi lagi?” tanya ku menatap mas Adit ke

