Saron sendirian. Ketika orang-orang di sampingnya, sudah pergi semuanya. Ia malas kembali dan tetap diam di sana, sampai menjelang tengah malam. Tapi karena sudah bosan juga di sini, ia pun kembali lagi ke ruangan. Karena pastinya, wanita menyebalkan tadi, sudah tidur sekarang. Namun, ketika ia masuk ke dalam ruangan lagi. Wanita tadi memang sedang merebahkan tubuhnya di atas sofa. Hanya saja, ia belum benar-benar tidur dan malah terlihat gelisah. Ia nampak terus menerus mengganti posisi, dengan berguling ke kanan dan kiri. Saron tidak peduli. Ia datangi saja putranya dan duduk pada kursi, di samping putranya itu. Ia pandangi wajah Storm saja tadinya. Tapi karena penasaran, ia malah jadi melirik kepada Alice juga. Alice terlihat duduk sekarang. Ia tertidur sambil duduk dan kepala yang

