Dua puluh satu

1044 Kata

Frans memandang perempuan yang lebih mirip zombie itu dalam diam. Zombie yang tampak zombie itu berdiri tepat di belakangnya. Mengantre di kasir. Bagaimana bisa ada zombie secantik ini? Pria mana yang telah membuat seorang putri menjadi zombie seperti ini? Ketika ia melihat zombie itu hendak meraih lolipop satu-satunya, secepat kilat Frans meraih lolipop itu lebih dulu. Saat itulah untuk pertama kalinya mereka bertatapan dan pertama kalinya juga Frans melihat zombie itu bereaksi. Kedua matanya membesar. Jengkel tampak jelas di raut wajahnya. Tapi anehnya dia tidak marah. Tidak komplain. Juga tidak mengomel. Hanya berteriak, "Hey!" Ternyata zombie ini masih punya hati. Melihat reaksinya membuat Frans ingin ketawa. Tapi dia bertahan. Ia bersikap seakan tidak peduli dan membayar semua baran

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN