Malam itu Luna menemani Frans membetulkan pintu rumahnya. Entah pria itu yang memiliki tenaga terlalu besar atau pintu rumahnya memang terlalu lemah. Luna tidak tahu. Tapi satu hal yang pasti ia memiliki seorang teman baru. Teman yang membantunya melupakan masalah yang sedang dihadapinya. Dan Luna bersyukur akan hal itu. Frans membantunya belajar berkebun. Mulai dari cabai, terong, sampai mawar. Saat itulah Luna menyadari jika ternyata semua itu tidaklah mudah seperti membelinya di pasar atau supermarket. Butuh kesabaran dan kasih sayang. Karena bagaimanapun tanaman termasuk makhluk hidup. Setelah mengenal lebih lama, ternyata Frans adalah seorang dokter umum yang sedang cuti. Ia hanya tinggal dengan kakeknya. Orang tuanya sudah meninggal ketika dia berusia tujuh belas tahun akibat kec

