Part 21

3307 Kata

Azzura terbangun saat adzan Subuh berkumandang. Seperti biasa, ia berada di dalam pelukan Rayhan, tetapi kali ini rasanya beda. Azzura merasakan pipinya memanas karena mengingat kejadian semalam. Karena tak ingin melewatkan sholat Subuh, Azzura pun bangkit dari tempat tidur dan mengambil handuk yang tergantung di dekat pintu kamar mandi. Setelah itu Azzura membalut tubuhnya dengan handuk tersebut dan masuk ke dalam kamar mandi. Betapa malunya ia saat selesai mandi wajib dan sedang memakai baju ia melihat leher juga dadanya penuh bercak merah. Azzura pun memakai baju lengan panjang dan jilbab bergo, lalu turun ke bawah untuk membuat sarapan setelah ia menyelesaikan sholat subuhnya. “Pagi pagi udah rapih aja, Azz,” ucap Bu Astrid tiba-tiba masuk ke dalam dapur. “Eh? Iya Bu hehe,” ujar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN