*** Entah mimpi ataukah hanya bayangannya saja ketika Faqih kemudian terbangun dari tidurnya malam itu sekitar pukul setengah satu dini hari. Di telinganya dia mendengar dengan jelas Fendy yang memanggilnya agar Faqih segera bangun dari tidurnya, sangat jelas terdengar kalau dia diminta Fendy untuk segera menuntaskan misinya malam itu juga, yang artinya dia memang harus menemukan Pranajaya, yang artinya Pranajaya berada di rumahnya malam ini. Rasanya mustahil kalau apa yang baru saja didengar Faqih tadi hanyalah halusinasi saja, suara itu di dengarnya dengan begitu jelas. Maka dia tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan yang ada dan segera membangunkan Kyai Rahman secara perlahan, dia tidak ingin sampai ibunya ikut terbangun karena suaranya. “Ada apa Faqih? Ada yang aneh yang kamu rasaka

